Jumat, 22 Februari 2013

Teruntuk calon imamku (entah di mana berada)

kini aku mulai membayangkan kau yang berdiri di baris depan dan memimpin ku sholat,
ku ikuti semua gerakan-gerakan mu di setiap allahuakbar,
ku amini setiap kau selesai membaca al-fatihah,
ku cium punggung tangan mu setelah selesai sholat,
dan ku amini pula setiap doa yang kau panjatkan,
untuk seseorang yang akan menjadi imam ku kelak,
untuk seseorang yang akan memimpin ku kelak,
untuk seseorang yang akan menjadi bapak dari anak-anak ku kelak,
aku berharap kau adalah imam yang baik, laki-laki yang baik,
dimanapun kamu berada sekarang, tolong jaga dirimu baik-baik,
persiapkan dirimu menjadi imam yang baik,
aku disini akan tetap menunggu mu untuk datang menjemputku,
dan ketika suatu waktu kita bertemu aku akan berbisik dalam hati,
“kau lah laki-laki yang akan menjadi imam ku”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar